.:: Media Informasi & Pembelajaran ::.

Biasanya kalo lagi ada proyek, pasti ada aja permintaan baru dari user. Salah satunya copy datagrid ke clipboard. Cukup menarik permintaan ini, Biar cepet dapet hasilnya, kita pake database NWIND.mdb bawaan Microsoft Visual Studio 6.0 , ok kita lihat sekarang:

  1. Buat tombol dengan nama command1.
  2. Buat datagrid dengan nama DataGrid1 (kalo ga ada di toolbox tekan ctrl+t ntar plilih Microsoft Datagrid Control 6.0 (OLDB)).
  3. Tambahkan references (Klik menu Project trus klik references dan beri centang pada Microsoft ActiveX Data Object 2.0 Library) klik OK.
  4. Berikutnya di tinggal ke koding (code) klik menu View trus klik Code
  5. Copy dan paste kode program berikut:
  6. Dim conn As New ADODB.Connection
    Dim rsdata As New ADODB.Recordset

    Private Sub Command1_Click()
    Dim NumFields As Integer
    Dim strData As String

    Clipboard.Clear
    rsdata.Bookmark = DataGrid1.Bookmark

    Do While Not rsdata.EOF
    For NumFields = 0 To rsdata.Fields.Count – 1
    strData = strData & Chr(9) & rsdata.Fields(NumFields).Value

    Next
    strData = strData & Chr(10)

    rsdata.MoveNext
    Loop

    Clipboard.SetText Trim(strData)
    End Sub

    Private Sub Form_Load()
    conn.Open “Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;” & _
    “Data Source=C:\Program Files\Microsoft Visual Studio\VB98\NWIND.mdb;” & _
    “Persist Security Info=False”

    With rsdata
    If .State Then .Close
    .CursorLocation = adUseClient
    .Open “Select EmployeeID,LastName,FirstName FROM Employees”, conn
    Set DataGrid1.DataSource = rsdata
    DataGrid1.Refresh
    End With
    End Sub

Ok, satu lagi biasanya kalo dicopy langsung ke program Anda tu Code (syntax) tanda petik dua (”) suka error so…jangan lupa tu si petik 2 di ketik ulang.

Untuk mengujinya F5 trus klik tombol command1 trus paste ke microsoft excel.

Database bisa diubah sesuai yang Anda inginkan. Semoga bermanfaat

sumber: http://trisnotri.wordpress.com/2009/03/05/datagrid-ke-clipboard-dengan-vb-60/

Berikut akan saya jelaskan, melakukan koneksi oracle 10g dengan PHP.

Sebelumnya diperhatikan terlebih dahulu terhadap modul oci8. Biasanya dapat dilakukan dengan membuat 1 file php yang beriisi

<?php

phpinfo();

?>

Lihat dan cek pada informasi yang dihasilkan dari file diatas. Apakah ada modul oci8 yang sudah aktif. Jika tidak, cari dan buka file  php.ini. Kemudian cari extension=php_oci8.dll. Hilangkan tanda semi colon (;) di depan extension=php_oci8.dll.

Matikan service Apache dan aktifkan kembali. Jalan kembali file yang memiliki kode phpinfo(); tadi. Dan pastikan bahwa modul oci8 sudah di load.

Buatlah table sesuai dengan keinginkan Anda. Penulis dalam hal ini menggunakan table mhsw yang sudah dibuat sebelumnya dengan field  nim dan nama_mhs. Penulis juga menggunakan user system dan password oracle serta nama database adalah orcl.

Berikut contohnya

<?php
//PERHATIKAN
//system adalah user name
//oracle adalah password dari user system
//orcl adalah nama instance atau database
//mohon disesuaikan user, password dan database

$conn1=oci_connect(“system”,”oracle”,”orcl”);

if ($conn1)
{
echo “Koneksi Berhasil”;
}
else
{
echo “Koneksi Gagal”;
}

//PERHATIKAN pada table1 adalah contoh nama table mohon disesuaikan

$query = “select  * FROM mhsw”;

$stid = oci_parse($conn1, $query);

//CATATAN pada oci_define_by_name cell seperti “NIM” dan “NAMA_MHS” yang berwarna merah HARUS HURUF BESAR
//$nim dan $nama_mhs untuk menampung kolom “NIM” dan “NAMA_MHS”
oci_define_by_name($stid, “NIM”, $nim);
oci_define_by_name($stid, “NAMA_MHS”, $nama_mhs);

oci_execute($stid);

print ‘<table border=”1″>’;
echo “<tr><td> NIM</td><td>Nama Mahasiswa</td></tr>”;
while (oci_fetch($stid)) {
echo “<tr><td>”.$nim.”</td>”;
echo “<td>”.$nama_mhs.”</td></tr>”;

}

print ‘</table>’;

oci_free_statement($stid);
oci_close($conn1);
echo “AKHIR Kode PHP”;
?>

Dalam hal pengambilan keputusan, terkadang kita memerlukan alat bantu di dalam komputer. Pengambilan keputusan dapat berupa:

  1. Menentukan pendapatan maksimum akan produksi barang
  2. Menentukan biaya honor minimum dari karyawan kontrak
  3. Rote pengiriman barang yang optimal, dan lainnya

Alat bantu yang dimaksud adalah Solver yang dimilik oleh microsoft excel.

Mari langsung ke permasalahan, saya kurang yakin dengan kalimat diatas terkadang dilewatkan oleh Anda… he he he. Dalam hal ini penulis coba memecahkan hal no. 1 diatas.

Pastikan sub menu solver.. sudah ada pada bagian menu Tools. Jika belum, klik Tools, add-ins dan beri tanda ceklist pada solver add-in. Lihat gambar berikut

Gambar 1

Gambar 1

Berikut contoh permasalahan yang akan kita buatkan penyelesaian dengan alat bantu solver.

Permasalahan:

PT. Sejatera merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri keperluan olah raga seperti bola voli dan bola kaki. Bahan yang digunakan untuk memproduksi bola kaki dan bola voli adalah karet dan kulit. Untuk produksi 1 bola kaki memerlukan 3 ons karet dan 4 meter kulit. Sedangkan bola voli diperlukan 2 ons karet dan 3 meter kulit. Keuntungan yang didapat untuk bola voli per unitnya adalah Rp 150.000,- dan bola kaki per unitnya adalah  Rp 170.000,-. Bahan yang tersedia untuk karet adalah 400 ons dan 900 meter kulit.

Permasalahan yang harus dipecahkan:

Hitung jumlah produksi yang dapat memberikan keuntungan maksimal. Dalam memproduksi masing-masing bola harus bernilai bilangan bulat (ya iyalah.. mana ada bola setengah lingkaran) tidak boleh dibawah nol. Hitung sisa kelebihan bahan yang tersedia jika sudah ditemukan produksi.

Masalah tersebut dapat diatasi dengan mudah. Caranya dapat menggunakan solver yang ada pada microsoft excel.

Penyelesaian:

Buatlah table di microsoft excel sebagai berikut (A,B,C,D menunjukan judul kolom sehingga tidak perlu dibuat karena sudah ada pada microsoft excel) dan (1,2,3,4,5,6 menunjukan judul baris tidak perlu dibuat karena sudah tersedia di excel. Ini dilakukan untuk mempermudah pengaturan saja):

Table Penyelesaian:

A

B

C

D

E

1

Produk

Kebutuhan per unit

keuntungan per unit (Rp)

Jumlah Produksi

2

Karet (ons)

Kulit (m)

3

Bola voli

2

3

150.000

1

4

Bola Kaki

2

5

170.000

1

5

6

Bahan tersedia

400

900

7

Bahan dibutuhkan

=E3*B3 +E4*B4

=C3*E3 +E4*C4

8

Sisa Bahan

=B6-B7

=C6-C7

9

Keuntungan

=E3*D3+E4*D4

Perhatikan judul kolom dan isian sesuai dangan cell yang terlihat. Jika ada tanda ”=” (tanpa kutip) di cell itu berarti rumus.

Dalam solver yang harus diperhatikan adalah:

  • Kolom atau cell yang mengalami perubahan.

Dari contoh kasus diatas yang akan mengalami perubahan cell adalah pada kolom jumlah produksi (cell E3:E4). Mengapa ? karena kita harapkan solver-lah yang menentukan jumlah produksi yang tepat dengan kondisi bahan yang tersedia serta mendapatkan keuntungan yang maksimal.

  • Constraint (batasan/aturan) nyatanya.

Yang harus kita jaga/batasi adalah jangan sampai keuntungan besar tetapi bahan yang tersedia tidak mencukupi. Maka cell B7 tidak boleh lebih besar dari cell B6. Dan cell C7 tidak boleh lebih besar dari cell C6.

Jumlah produksi harus lebih besar dari angka 0 dan Jumlah produksi harus bilangan integer.

  • Dan yang paling penting adalah target cell.

Target cell yang dimaksud adalah sesuai dengan keinginan kita diatas yaitu mencapai keuntungan maksimal. Cell yang menjelaskan keuntungan maksimal adalah cell B9.

Berikut langkah-langkah untuk memenuhi perhatian solver diatas (dari point a,b dan c).

  1. Letakkan cursor atau klik cell B9. Klik tools lalu pilih solver (ingat tadi saya sudah menjelaskan bagaiman menambah add-in pada solver). Lihat gambar berikut:

Gambar 2

Gambar 2

Perhatikan bahwa Set Target Cell terisi dengan $B$9. Karena memang kita akan mendapatkan keuntungan maksimal ini ditandai dengan equal to yang terpilih adalah Max.

  1. Jika kita milihat gambar diatas maka terlihat By Changing cells terisi dengan $E$3:$E$4 karena memang cell tersebut yang akan mengalami perubahan nilai jumlah produksi sesuai dengan hasil perhitungan yang dilakukan oleh solver.
  2. Perhatikan gambar diatas pada Subject to the constraints (saya ingatkan kembali untuk memperhatikan pada ”Dalam solver yang harus diperhatikan adalah lihat point b).

Aturannya adalah bahwa:

  • Maka cell B7 tidak boleh lebih besar dari cell B6. Dan cell C7 tidak boleh lebih besar dari cell C6.

Jika melihat gambar solver diatas klik tombol Add. Perhatikan gambar berikut:

Gambar3

Gambar3

Disitu terlihat cell $B$7 <= Cell $B$6 sesuai dengan aturan diatas.

Klik tombol Add kembali untuk membuat aturan cell $C$7 <= $C$6. Perhatikan gambar berikut.

Gambar 4

Gambar 4

  • Jumlah produksi harus lebih besar dari angka 0

Klik tombol Add pada gambar 4. Kemudian pada Cell Reference diisi dengan $E$3:$E$4. Kemudian constraint diisi dengan 0. Sehingga akan terlihat bahwa $E$3:$E$4 >= 0.

  • Jumlah produksi harus bilangan integer.

Klik kembali tombol Add kemudian pada cell reference diisi dengan $E$3:$E$4 untuk lambang pilih int sedangkan contraint akan terisi otomatis yaitu kata integer. Lihat gambar berikut.

Gambar 5

Gambar 5

Klik tombol OK. Maka secara keseluruhan solver akan terlihat sebagai berikut:

Gambar 6

Gambar 6

  • Langkah selanjutnya untuk melihat hasil adalah dengan cara klik tombol Solver. Harusnya dengan contoh kasus diatas keuntungan maksimal yang dicapai adalah Rp 31.000.000. Perhatikan gambar berikut.
Gambar 7

Gambar 7

  • Lihat pada kolom jumlah produksi berubah sesuai dengan hasil perhitungan yang dilakukan oleh solver.

Mudah-mudahan berguna bagi anda semua yang membaca. Hal paling sulit yang saya rasakan adalah membuat table-nya, yaitu mengatur kolom. Untuk contoh lebih banyak dapat terlihat pada file SOLVSAMP.xls pada direktori Office subdirektori SAMPLES. Cari aja deh.. dengan nama SOLVSAMP.xls

My Gravatar

Jangan tunggu sampai esok.

Artikel

Recent Comments

karil on Datagrid Ke Clipboard dengan V…

Total Pengunjung